Selamat Datang di Inspektorat Kabupaten 50 Kota

Sekapur Sirih

Rabu, 8 Mei 2019

          Pengawasan sebagai salah satu unsur utama manajemen secara umum telah dipahami oleh masyarakat, birokrasi dan aparat pemerintahan terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kapanpun unsur pengawasan tetap eksis sehingga aparatnya dituntut untuk terus berupaya mengisi diri dalam meningkatkan kompetensinya agar dapat melaksanakan tugas-tugasnya secara profesional serta dapat menghindari bias resiko dari tugas-tugas yang dilaksanakan.

          Kedepan tantangan utama bagi Inspektorat Kabupaten Lima Puluh Kota yang berberan sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) adalah bagaimana tugas dan peran di bidang pengawasan mampu memberikan nilai tambah pada Organisasi Pemerintah dan itu hanya dapat diwujudkan melalui pemenuhan kompetensi dan peningkatan kinerja di Bidang Pengawasan. Hasil pengawasan harus mampu mengurai secara jelas dan rinci tentang aliran dana yang menyimpang dalam pengelolaan keuangan. Kegiatan pengawasan bukan hanya menggunakan kata-kata cerdas yang kreatif bukan pula janji-janji peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional tetapi harus dibuktikan dengan kinerja karena hanya kinerja yang dapat menjadi kenyataan dan memberikan makna terhadap peran dan kiprah institusi pengawasan.

          Tentunya kita semua telah mengetahui bahwa fungsi utama dari pengawasan internal adalah untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam mencapai tujuan organisasi. Secara etika siapa yang diserahi mandat maka dia harus berakuntabilitas serta bertanggung jawab terhadap apa yang dilaksanakannya sehingga hal akuntabilitas pengawasan juga perlu dibangun secara baik. Dengan optimalisasi peran pengawasan internal diharapkan penyimpangan dalam hal pengelolaan keuangan negara/daerah dapat dicegah sedini mungkin.

          Menjadi bagian dari jajaran APIP adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan karena dipundak APIP masyarakat mengharapkan adanya pencegahan dan pengungkapan penyimpangan pengelolaan keuangan negara/daerah dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Untuk itu kepada jajaran APIP diharapkan jadilah "satria pengawasanyang memiliki pengetahuan dan keterampilan serta kejujuran dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Apapun hasil pengawasan yang ditemukan tidak akan berarti bagi pemerintah dan masyarakat jika itu dilakukan oleh APIP yang tidak jujur. Sebaliknya seorang APIP yang jujur tetapi tidak dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai maka juga tidak akan efektif dalam menemukan dan mencegah penyimpangan yang terjadi sehingga hasil auditnya hanya bersifat formalitas belaka. Karena itu milikilah pengetahuan dan keterampilan serta kejujuran dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan.

          Demikian "Sekapur Sirih" yang perlu saya sampaikan semoga bermanfaat.

 

Inspektur Kabupaten Lima Puluh Kota

                                                                                                                                         ttd

                                                                                                            Drs. H. Azwardi, MM


Berita Terkini


Gelar Pengawasan Daerah Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2019
Senin, 14 Oktober 2019 | 14 Dibaca
LIMA PULUH KOTA, INSPEKTORAT- Senin, 14 Oktober 2019 Inspektorat Kabupaten Lima Puluh Kota mengadakan acara tahunan Gelar Pengawasan Daerah Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2019 dalam Upaya .... Read more...

Video Terbaru


Agenda

Download



Sampaikan Saran Anda


Polling

Bagaimana Pendapat Anda Mengenai Kinerja Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota saat ini?
Sangat Baik
Baik
Cukup Baik
Buruk

LIHAT

Galeri Foto


Daftar Link


Client Name